Postingan

Yes it is!

If you are chasing your dreams and all have to do has completely done nothing else can help you only pray and tawakal put your head up and say "i will not surrender"

Terapi rendam kaki elektrik useless?

Based on true story. Hari ini saya mencoba jenis terapi kesehatan baru. Sedang rame-rame di Belitong sekarang muncul tekhnik terapi baru, yaitu rendam kaki elektrik. Rasa penasaran menuntun saya untuk mencoba terapi tersebut. Begitu juga dengan terapi ceragem yang sempat saya coba, sebenarnya tidak ada sakit atau keluhan yang serius, cuma penasaran saja. Tempat terapinya tidak terlalu jauh dari rumah saya, di daerah Tanjungpandan. Sekitar pukul 14.00 saya kesana. Terlihat hanya ada satu ibu-ibu yang kakinya sedang direndam. Saya pun langsung nimbrung. Saya dipersilahkan duduk di bangku plastik santai dan dianjurkan untuk bersandar. Terapis langsung menyiapkan wadah baskom yang berisi air dan semacam perangkat anode-katode di dalam wadah tersebut. Waktu terapisnya sekitar 30 menit. Sambil merasakan sensasi terapi saya disuguhi segelas aqua. Sambil diminum ya kata bapaknya. Ohya sebelumnya jam tangan saya disuruh lepas. Sekitar 3 menit setelah kaki saya direndam, air yang semulanya ...

Catatan awal bulan

People change.. For a change.. To make a change.. Ga ada yang harus salah atau disalahkan, semua terjadi mengalir begitu saja. Tidak juga aku menyalahkan diri sendiri, atau keegoisan pribadi yang membuat diri mungkin tersalahkan. Semua insan berangkat dari meniru, meniru merangkak, berjalan, berbicara, dan menghakimi orang lain. Terlepas dari bagaimana cara memodifikasi hal yang ditiru sehingga layak untuk disebut berdiri sendiri. Semua insan selalu berupaya menjadi yang terbaik, agar dinilai baik, setidaknya baik menurut pandangan dirinya sendiri. Pilihan telah dijatuhkan, bukan tanpa pemikiran, dan bukan pula tanpa perenungan. Memilih bukan saja berujung pada keputusan yang diambil tapi tidak terlepas dari neraca baik buruk. Menurut ukuran manusia tentu saja Karena adakah yang tahu baik dan buruk menurut perhitungan neraca Tuhan? Aku pun sanksi. Menjadi pribadi yang lebih baik tentu harapan kedepannya Tidak peduli kicauan burung perenjak atau kutilang Melangkah itu ke ...

Update #2

Gambar
Sebulan telah lewat menjalani proses training di MJ Flora. Masih 2 bulan lagi tersisa, ya sekitar 40 hari kerja lagi lah. Ada banyak hal yang ingin diceritakan, dibagikan, untuk ditertawakan atau malah diteriakkan. Banyak hal khususnya bidang florist agrikultural yang dipelajari disini. Mengimplementasikan ilmu dari bangku kuliah dan mencoba menikmatinya. Bukan hal yang mudah, memang. Berusaha untuk mengikuti proses yang ada, serta kebersamaan dengan teman-teman sungguh meringankan yang berat. Setiap hari saya kebagian untuk menyemprot tanaman dengan pestisida. Senin, Rabu, dan Jumat pagi menyemprot Gardenia, Poinsettia, Krisan, dan bunga lipstik. Selasa dan Kamis sore menyemprot cabai. Pegelnya punggung jangan ditanya. Untungnya sudah persiapan minyak kayu putih, tolak angin, dan salon pas. Agak membantu. Pekerja disini sangat ramah dan rame. Mereka sangat menghargai kami-kami yang magang, tidak menggurui. memang butuh perbaikan mungkin di sistim gaji agar mereka lebih betah...

update training 1

besok memasuki minggu ke-3 training. capek dan masih pusing ayo bergerak!

WMATB

Wish me all the best. Ya Allah, that new day will come tomorrow. Tapi.. kenapa aku merasa ada yang mengganjal? Mungkin Jetlag libur lebaran, masih kangen keluarga. Mungkin juga ditambah kondisi tubuh yang lagi g ngenakin. Puyeng-puyeng ga seimbang gitu. Berharap semua berjalan seperti keinginan. Beri aku kesehatan ya Allah.

Mode Hijab

Gambar
Jilbab masamu kini. Bukan kritisi terhadap maraknya jamaah pengguna jilbab sekarang ini, tapi coretan ini hanyalah pandangan saya sebagai insan yang mengamatinya. Dulu sekitar 6 tahun lalu saya hanyalah seorang newbie yang belajar mengenakan kerudung. Belajar bagaimana agar rambut tidak terlihat, kemudian mencoba untuk nyaman mengenakannya. Jauh dari alih-alih agar terlihat modis dan gaul.  Sekarang-sekarang ini muslimah yang mengenakan jilbab sedang marak-maraknya. Memang pengaruh sosok yang terkenal mengambil andil besar terhadap fenomena ini. Sebut saja artis Inneke K, Marshanda, Zaskia Sungkar, dan Desy Ratnasari. Mereka sedikit banyak pasti mempengaruhi cara pandang sebagian orang tentang jilbab. Walaupun tertutup, toh artis tersebut masih terlihat cantik dan gaya. Pengaruh mode fesyen yang dikenalkan oleh perancang-perancang muda juga semakin meramaikan ragam gaya berjilbab. Sebut saja Dian Pelangi yang karya-karyanya menginspirasi para pengguna jilbab (hijaber...

Mestakung

Kekuatan mimpi itu benar adanya... Tentu saja jika kita percaya dan berusaha untuk mewujudkannya. Dan yang akan terjadi dikehidupan saya bulan-bulan mendatang saya harap bukanlah hanya mimpi yang menjadi kenyataan, tapi kenyataan yang akan membawa saya pada mimpi-mimpi berikutnya. Bermula dari partisipasi seorang teman sekelas yang mengikuti suatu program internship IPB dengan The Ohio University (TOP Program), celah-celah mimpi go internasional (mimpi yang sama dengan Agnes Monica) mulai terbuka. Bertanya bagaimana caranya pada teman tersebut dan akhirnya memperoleh sejumlah informasi yang bermanfaat. Iseng serius saya mulai menjalani proses-proses yang ada. Tidak disangka memang mestakung, hal-hal yang dulunya saya pikir tidak penting malah menjadi penting. Seperti membuat paspor dan menyetir. Penting juga punya nilai Toefl. Segera saya penuhi syarat-syarat tersebut. Sembari mengikuti proses yang saya tidak tahu akan berhasil apa tidak, saya menjalani hari-hari setahun...

Puasa udah seminggu ya?

Puasa ramadhan sudah hampir satu minggu. Kalau ada yang bilang "waaah ngga terasa ya sudah mau seminggu", bagi saya itu salah besar. Yes, bagi saya satu minggu itu terasa sekali. contohnya jadwal biologis tubuh saya mengalami perubahan drastis. Biasanya tidur nyenyak sampai fajar menyingsing, sekarang harus bangun di sepertiga malam untuk sahur. Jarang-jarang mananti azan subuh, skarang malah rela nyungsep2 merem melek dengerin program Mutiara Hati Pak Quraish Shihab sampai azan berkumandang. Karena tidur malam yang kurang, jadilah hampir/ tiap hari bangun siang. Tau-tau sudut sinar matahari sudah tinggi. tau-tau kosan sepi melompong ditinggal penghuninya, tau-tau di tv udah acara gosip. #Sigh! Pernah disatu hari, bangun tidur liat kondisi kosan kok berantakan. Baju-baju kotor masih numpuk, gelas-gelas bekas sahur berserakan, belum lagi lantai belum dipel. Eh ternyata oh ternyata, ibu yang bantu-bantu beres-beres paginya terserang stroke ringan. And what the hell, se...

Jadi Mikir Lagi

Gambar
Berasa deh ilmu pengetahuan itu tidak ada matinya, sama seperti peningkatan tekhnologi dan penguakan sejarah. Selalu mengalami kemajuan, dan semakin membuat saya malu akan sedikit sekali pengetahuan yang saya miliki. Kejadian di Berau kemarin membuat saya melek. Predikat Sarjana Pertanian dengan Mayor Proteksi Tanaman yang saya emban rasanya kurang layak saat menghadapi pertanyaan-pertanyaan petani di lapangan. Padahal yang ditanyakan itu bidang saya banget. "Ini obatnya apa ya mba?" tanya pak petani seraya menunjukkan bagian daun padi yang transparan. "Apa ya pak, ini kalau saya belajar namanya hama putih palsu, tapi saya kurang tau gimana cara mengatasinya" jawab saya. Ah sungguh jawaban yang tidak berbobot, saya bahkan lupa dengan nama ilmiah hama tersebut. Padahal saat kuliah kami harus menggambar serangga hama tersebut dari telur, larva, sampai imagonya. "Disini mba, masalah hamanya cuma dua, hama putih sama keong mas, tapi ya itu petani...

Berau Sekilas

Gambar
Alhamdulillah, tanggal 24 Juni-11 Juli kemarin saya berkesempatan menapaki bumi Borneo kembali. Kali ini Borneo bagian timur, tepatnya Kabupaten Berau. Perjalanan ke Berau ditempuh melalui pesawat udara dengan transit di  Bandara Sepinggan Balikpapan terlebih dahulu baru dilanjutkan menuju Bandara Kalimarau Berau. Areal kerja kami dan tim adalah di Kecamatan Tabalar, sekitar 3 jam dari Tanjung Redep, Berau. Oleh karena itu kami harus menginap dulu di Tanjung Redep untuk istirahat dan briefing tim. Kami menginap di Hotel Mitra, hotel ini letaknya dekat dengan pusat kota Tanjung Redep dan pelabuhan Sungai Segah. Tidak jauh dari hotel terdapat tempat makan yang sangat terkenal. Untuk makan dalam jumlah pengunjung yang besar kita harus pesan tempat dulu. Tapi memang, tempat makan ini sangat recommended. menu spesialnya adalah Sop Ikan. Jenis ikan nya kita bisa memilih sendiri tergantung kesukaan, ada ikan putih, senangin, dan baronang sebagai pilihan. Sop ikan nya begitu spesial dili...

Spirit Booster

Sore yang indah dan damai Saat ibuku mengirim sms pendek "Ass ww, anak umak sayang, tadik umak kan bapak be qiqah untuk Dedek, umak antar kambing ke panti asuhan, dengan harapan semoga Dedek sehat, tercapai cita2 dan selamat dunia akhirat. Amin" Amiiin Ya robbal alamin. Apakah ada yang bisa aku lakukan untuk membalasnya? Orang tua yang jauh disana, terimakasih telah mendoakan anakmu yang jarang pulang ini. Semoga aku menjadi lebih bersyukur. Love You

Hidup

Hidup Itu namanya hidup Dinamis, bergerak, liar Arahnya kemana, samar Yang pasti aku hidup Leluasa menempati ruang dan waktu Batasan moral, norma, dan tentu saja faith Hidup Bernafas, berpikir, berkehendak Tak terbendung Menari melintasi khayal Tapi aku tetap hidup Menikmati alunan irama Penyerta kegamangan Hidup Daun pun jatuh Mengingatkan akan kepergian Lepas, mungkin jatuh, dan mengering Tapi sekarang aku hidup Melawan ketakutan, pesimistis, dan bayangan gelap Hidup Ya, dan aku memang hidup Begitu adanya Sampai tak ada lagi rona diwajah Bersemu, keringat, dan noda-noda Karena aku hidup Enjoy it

forgive me

it was 10 minutes dad it was 25 hours mom after 4 months be apart you asked me to back home i said "no, please give me a chance, i need time" i need a time mom, dad to be mature to be myself to be adequate to "life" to be pride to be loving and care it's not easy to life alone here but, i try i try till i give up and asked you to carry me on it's feels like a caterpillar looking for feed so, here i am get ready looking for that to know what kind of butterfly i am how shine, how wonderful how lifelike goes on i love you, really your daughter

Baca yang Mana Ya?

Gambar
Ada banyak buku yang bertebaran di kasur single saya beberapa hari terakhir. Ada The Calligrapher's Daughter karya Euginia Kim, Tips & Trik Fantastis bikin Foto Eksotis karya Hasnul Arifin &Yuliansyah, Berkaca di Cermin Retak: Refleksi Konservasi dan Implikasi bagi Pengelolaan Taman Nasional karya Wiratno dkk, Atlantis The Lost Continent Finally Found by Prof. Arysio Santos, Atlas, Kamus Inggris-Indonesia John Echols, sampai buku yang terakhir Allah, Liberty and Love karya Irsyad Manji. Dari Dulu saya memang kebiasaan menyimpan buku di atas bantal kasur. Tujuannya adalah agar saya selalu ingat untuk membaca, bahkan ketika mau tidur sebaiknya membaca dulu. Buku yang saya simpan di kasur genre/ jenisnya berbeda-beda, sesuai dengan mood saya. Tapi yang pasti adalah atlas harus selalu ada disana agar saya selalu ingat dengan mimpi untuk menjelajahi dunia, Amien. Namun, karena banyaknya buku yang saya taruh di atas kasur sering sampai membuat saya kebingungan mau membaca...

Tercerahkan kah?

It's depend on your mind,  Please see me from another side I'm just an ordinary one So, How if i'm not wearing hijab? Sedikit terhenyak saat saya menemukan tulisan ini (  http://sosbud.kompasiana.com/2012/05/17/jilbab-nasibmu-hari-ini/  ) . Apakah yang saya rasakan sama dengan orang lain rasakan? Sejujurnya saya setuju sekali dengan tulisan tersebut. Saya tidak tahu apakah pemikiran ini adalah yang terbaik atau ada pendapat-pendapat lain yang lebih mampu mencerahkan saya? Perlu diakui, pengetahuan religi saya memang masih merangkak. Pesantren atau lembaga pendidikan semacam itu cuma sanggup saya kecap selama dua tahun saja, setelah itu berhenti. Alasannya waktu itu karena saya lebih memilih untuk bermain bersama teman-teman dibanding duduk manis, mengehafal ayat, dsb di ruang madrasah. Namun, keputusan ini saya rasa cukup bijak, mengingat waktu itu saya bahkan belum lulus SD, tapi sudah menentukan pilihan sendiri. Tidak ada yang marah atau melarang, keluarga saya ...

Married time!

DUH Mampus! kata-kata pertama yang terucap di dalam hati begitu mendengar makin banyak sahabat dan teman-teman sekeliling yang menikah ataupun merencanakan pernikahan. Refleks aja berucap begitu, bukan bermaksud macam-macam. Hanya semacam kekagetan. Whhaw.. kok bisa secepat itu? Nah ini juga pertanyaan yang selalu muncul. How can? Mamaaaaa... Alhamdulillah.. Kata ini juga yang kadang terucap. Berarti semakin banyak teman yang melengkapi sebagian ibadahnya. Tapi... mengingat teman/ saudara ini seumuran/ seangkatan dengan ku otomatis aku akan menengok pada diri sendiri. Ada semacam kekhawatiran. Sedikit gungah gulana, yang pada akhirnya akan menimbulkan kegalauan #sigh Kemudian secara perlahan dan pasti muncul pertanyaan besar menggantung di langit-langit kamar. "AKUNYA KAPAAAN"?  Akan banyak energi yang terkuras ketika aku mencoba menjawabnya. -Yah mungkin setaun dua taun lagi -Nantilah santai aja, jodoh mah ga kemana -Menunggu orang yang tepat, bukan waktu...

Belajar jadi tante

Gambar
Menjadi tante itu menyenangkan sekaligus menyedihkan. Punya ponakan untuk yang pertama kalinya, saya harus banyak belajar. Belajar untuk SABAAAARR! Behubung ponakan - IRSYAD- (April nanti 2 tahun) masih aktif-aktifnya sang tante pun harus kuat-kuat mengasuhnya. Tante: sad itu ikannya ngapain ya? Irsyad: ikan bobo (sambil menunjuk ikan goreng di piring) Tante: sad, yuk kita liat ikan di kolam? Irsyad: ikan minum (sambil menabur pelet ikan) Tante: sad, berhitung yaa.. SA.. Irsyad: TU.. Tante: Du.. Irsyad: AA.. Tante: TI.. Irsyad: Gaa.. Tante: EM Irsyad: PAAAATT Tante: LI.. Irsyad: MA.. Tante: E... Irsyad: NAAAAAMMM... Tante: jadi.. satu dua tiga empaat.. Irsyad: catu-nam, catu-nam, catuuu-naaaam (sambil loncat2 kegirangan di springbed) Tante: Irsyaaaad! jangan dikeluarrin Iryad: (muntahin makanan) Tante: ASTAGAA... Ini siapa sih yang nakal?? Irsyad: BUDIIIII.. (menunjuk seseorang yang seharusnya dipanggil om) Tante: Irsyad mau duren? (sambil ngupas dure...

Duaribusebelas ke Duaribuduabelas

Gambar
Happy New Year semuanya... Tinggalkan yang lama ambil yang baru :)) Tahun baru kali ini saya habiskan lagi-lagi di pantai. Kalau tahun kemarin di Ujung Genteng, tahun ini di Sawarna. Sama-sama di Banten. Pantai selatan Jawa. Perjalanan menuju Sawarna ini lumayan membuat capek. Bayangkan saya dan rombongan start dari Bogor itu sekitar jam 12 malam, tibanya di Sawarna keesokan pagi sekitar pukul 9 pagi. Memang sih kita banyak singgah-singgah, sekalian menjemput teman-teman yang tempat jemputnya bertebaran di mana-mana. Ada yang di Gunung Putri (Bogor), Kwitang, Pasar Festival, dll. Sempet muter-muter Djakarta dulu intinya. Memang perjalanan yang panjang, heheee.. Begitu sampai di Sawarna, deretan mobil ber-plat B terlihat menjejeri bahu jalan yang sempit. Suasana ramai sekali. Kami langsung menuju rumah pemilik penginapan yang sudah di- booking sebelumnya. Sarapan trus langsung deh menuju penginapan. Penginapan kami namanya Saung Chlara. Tempatnya lumayan nyaman, bangunan berdi...

Palu nan berkesan

Gambar
Ke Sulawesi? Palu? Suatu kenangan yang tidak terlupakan. Niat untuk mengunjungi pulau tersebut Alhamdulillah telah terlaksana. Banyak sekali hal-hal yang menarik terjadi selama satu minggu aku di sana. Ya, tepatnya di Kota Palu. Bertemu dengan anak-anak Mahacita Gawalise (Perkumpulan mahasiswa pecinta alam STIE Panca Bhakti Palu) adalah suatu pertemuan yang sangat berkesan. Sebenarnya awal tujuan ke Palu adalah untuk keperluan riset rotan. Riset sekalian jelajah Palu, kira-kira begitu, hehehee. Waktu seminggu yang dialokasikan ternyata sangat kurang. Belum sempat kesana-kemari, kuliner sana-sini, eeh sudah mesti kembali ke Bogor. Tapi gpp, mungkin di lain waktu ada kesempatan lagi.. Oke, ceritanya dimulai saja.. Hari pertama tiba di Palu, sudah malam sekali, sekitar pukul 23.00 WITA. Langsung dijemput teman-teman Mahacita untuk diungsikan ke sekret mereka. Sempat diajak berkeliling kota Palu sebentar, melewati Pantai Talise, melewati jembatan kembar kebanggaan Palu, jajanan lelak...